websitepemula

Thursday, February 5, 2015

Tak terasa mungkin setahun sudah saya tidak buka buka blog lagi. Bahkan hanya sekedar menengok. Untuk memulai menulis ini pun agak lupa juga.. Butuh beberapa jam untuk otak atik hingga akhirnya berhasil menulis disini..

Masih agak kaku juga sih.. Sudah lama tidak memainkan jari jemari ini diatas keyboard. Tapi so far so good lah ya.. Dirumah sendirian berdua sama aisyah sudah cukup menghabiskan waktu. Dan sangat menyenangkan sekali. Dari pagi sampai petang waktunya habis untuk bermain main. Kadang juga berantem juga sama si cantik. 

Kejadian lucu menggelikan yang diluar jangkauan orang dewasa sering terjadi. Seperti celotehnya aisyah yang tidak mau di foto untuk persyaratan sekolahnya.
      " Kakak ayo mandi kita foto"
      "Foto apa mi?" masih sambil tidur tiduran sambil memeluk boneka kucingnya.
      " itu foto buat sekolah kakak"
      "aku gak mau mi.."
      " kenapa sayang?" si umi mulai bingung.
      " yach umi ngapain foto sekarang. nanti kalau lulus juga bakal difoto kok"
Yach....geeer..akhirnya rada juga kemarahan saya.. sekolah saja baru mau daftar kok ini udah mikir lulus..
ya begitulah aisyah.. lucu kadang bikin jengkel juga..

Sunday, February 6, 2011

Surat Suamiku Untukku.

Dindaku....
Aku ingin menikahimu bukan hanya karena aku cinta padamu.
Aku ingin menikahimu karena aku ingin menggenapkan saparuh agamaku.
Aku ingin mengharapkan berkah atas pernikahan kita.
Aku memilihmu bukan hanya karena kecantikanmu.
Karena cantik tanpa ruhiyah, seperti pohon tanpa akar. Dia akan segera layu.
Aku ingin kecantikan yang hakiki. Bukan kecantikan yang semu.
 Dindaku....
Aku memilihmu bukan karena uangmu.
Aku memilihmu karena engkau menyejukkan hatiku.
Aku mencintaimu karena engkau bisa menguatkan imanku disaat aku lemah.

Dindaku...
Aku ingat saat orang tuamu meminta kesediaanmu atas pinanganku, engkau hanya menundukkan kepala dengan wajah tersipu.Tak sepatah katapun terlontar dari mulut mungilmu. Mungkin itu pertanda engkau menerima pinanganku.

Dindaku....
Hari itu 25 Agustus 2007 kubacakan kalimat yang menghalalkan kebersamaan kita. Saat itu pecah tangis yang mengharu biru memecah gelapnya malam.
Dindaku...
Masih ingatkah engkau ketika bulek Umi nyuruh kita untuk menyegerakan shalat dua rakaat setelah akad?Dan engkau masih malu malu ngobrol denganku.
Dindaku...
Kini kita udah hampir empat tahun  kita bersama, kian kurasakan pancaran cinta yang kuat darimu. Kasih sayangmu yang begitu tulus.
Dindaku....
Aku tahu engkau ingin membahagiakanku dengan peluh keringatmu. Engkau selalu berjuang untuk menjadi istri sholihah.
Dindaku...
Jadilah wanita sholihah yang menyejukkan hatiku, menjaga pandanganku. Karena sebaik-baik perhiasan adalah wanita sholihah.
Dindaku....
Maafkan aku.ternyata aku belum bisa memahamimu. Diawal pernikahan kita sering bertengkar. Bertengkar untuk hal yang gak perlu dipertengkarkan. Itu karena keegoisanku dan kebodohanku. Engkau sering menangis dibalik bantal, sedangkan aku terdiam dalam kemarahanku. Aku bersyukur engkau mau mengajariku bagaimana caranya menjadi suami yang baik dan penuh pengertian.
(ngantuk......to be continued)

My Beloved Husband

Smart parents...apa kabar?
Lama juga saya gak nulis-nulis di blog ini. Paling-paling cuma copas aja. Cari artikel yang menarik.Tempel deh. He he...mudah-mudahan yang nulis ridho, tulisannya nempel di blog ini. Nyuri-nyuri waktu buat nulis ternyata repot juga. Baru buka laptop, Aisyah sudah minta Upin, Spongebobs, Bearnard atau malah video koleksi pribadinya Aisyah. Agak narsis juga bidadariku ini.

Smart parents....
Alhamdulillah, kalau Aisyah tidur bisa agak leluasa utak atik kompi. Gak ada yang gangguin. Yah meskipun sendirian ditemani sunyinya malam, bolehlah saya nulis-nulis. 

Smart parents....
Ternyata menjadi ibu itu subhanallah, luar biasa.Benar-benar melatih kesabaran. (hiks kadang gak sabar juga,maafin ibu ya dek). meskipun demikian, sudah menjadi komitmen saya untuk mengasuh Aisyah sendiri tanpa baby sitter. Rasanya kok gak rela melihat anak sendiri diasuh orang lain. Apalagi biasanya seorang pengasuh mau enaknya aja. Intine asal anak gak menangis ya sudah. misalnya memberikan jajanan yang kurang sehat. 

Smart parents....
Saya bersyukur mempunyai suami yang subhanallah pengertiannya. Kadang ada suami yang menuntut istrinya untuk bekerja. Namun suamiku beda. Dulu memang aku pernah nulis-nulis buku, tapi karena repot lagi hamil, akhirnya suamiku menyuruh saya untuk istirahat dulu demi menjaga kandunganku. Pernah suatu  ketika saya mengajukan proposal ingin bekerja. (kadang bosen juga dirumah terus, bisa-bisa lupa dengan komitmen saya).  Tapi apa jawaban suami saya 
"mas tahu kamu ingin membantu ekonomi keluarga kita, kamu mau mengaktualisasikan ilmumu, kamu seorang sarjana. Dan aku pun tak bisa melarangmu berkerja, karena Alloh dan RasulNya pun tidak mengharamkannya.Aku hanya mengkhawatirkanmu akan sulit membagi waktu, tenaga untuk kewajiban berumah tangga, berdakwah dan bekerja. Sabarlah sayang. Seandainya pun engkau ingin bekerja, carilah pekerjaan yang tidak mengganggu kewajiban-kewajibanmu yang utama. Bekerja bagimu mubah, sementara rumah tangga dan dakwah adalah kewajiban. Banyak-banyaklah bersyukur, lihatlah  orang yang berada dibawah kita, jangan orang yang diatas kita. Namun demikian janganlah mencibir ibu-ibu rumah tangga yang bekerja. Apalagi mengatakan double income adalah laknatullah.Karena banyak yang bekerja karena keadaan."

Smart parents...
Mendengar nasehat suamiku itu aku jadi nangis. Ternyata begitu sayangnya suamiku kepadaku. Beliau gak mau aku masuk neraka gara-gara melalaikan kewajiban-kewajibanku. 

Love u sayang....I'm always waiting for you. (menunggu ayah lagi mabit).

Monday, January 31, 2011

Melatih Anak Gemar Bersedekah


oleh :  Ibu Zulia  Ilmawati (Media Umat)

Smart parents...
Bersedekah merupakan pemberian dari seorang muslim secara sukarela dan ikhlas tanpa dibatasi waktu dan jumlah. Dari segi bentuknya, sedekah sesungguhnya tidak dibatasi pemberian dalam bentuk uang, tetapi sejumlah amal kebaikan yang dilakukan seorang muslim. Rasulullah SAW bersabda:

“ Setiap muslim wajib bershadaqah”; para sahabat bertanya: “Bagaimana bila ia tidak mempunyai sesuatu untuk dishadaqahkan?” Nabi menjawab: “Hendaklah ia bekerja hingga dapat mencukupkan kebutuhannya sendiri dan dapat pula bershadaqah”; para sahabat bertanya lagi: Bila ia tidak dapat bekerja bagaimana?” Nabi menjawab: “Hendaklah ia menolong orang yang memerlukan pertolongan”; para sahabat bertanya pula: “Bila ia masih tidak juga bagaimana?” Nabi menjawab: “Hendaklah ia menyuruh orang lain berbuat baik”; para sahabat masih bertanya lagi: “Bila beramar ma’rufpun ia tidak dapat, bagaimana?” Nabi menjawab: “Hendaklah ia menahan diri dari keburukan; sungguh menahan diri dari keburukan itu merupakan shadaqah” (HR Ahmad, Bukhari, Muslim dan An-Nasaai)

Bersedekah selain merupakan sarana beribadah juga bisa digunakan untuk melatih empati anak pada orang lain. Empati berarti menempatkan diri seolah-olah menjadi seperti orang lain. Rasa empati pada anak harus diasah. Banyak segi positif bila kita mengajarkan anak berempati. Mereka tidak akan agresif dan senang membantu orang lain. Rasulullah pun sangat menekankan pentingnya mengembangkan sikap empati ini. Sesama orang-orang beriman adalah laksana satu tubuh, jika ada sebagian dari anggota tubuh yang sakit, maka
seluruh anggota tubuh akan merasakan sakit pula.

Smart Parents...
Hal-hal yang bisa ibu ajarkan kepada anak agar gemar melakukan sedekah dari kecil antara lain adalah:
Pertama, Beri anak motivasi melalui hadits dan ayat-ayat yang berbicara tentang sedekah. Banyak sekali ayat-ayat Al-qur’an dan hadits Rasulullah yang menggambarkan tentang pahala orang yang menafkahkan sebagian hartanya. Ayat-ayat dan hadits-hadits tersebut hendaknya sudah mulai dikenalkan kepada anak sejak dini. Dengan membacakanya, menghafal, dan mengkajinya akan memberikan motivasi yang luar biasa buat anak. Cara mengkajinya tentu dengan bahasa yang mudah dipahami anak-anak.  
Kedua, Bacakan cerita-cerita sahabat Rasulullah yang gemar menafkahkan hartanya.  Cerita tentang bagaimana Abu Bakar Ashidiq menyerahkan sebagian besar hartanya untuk dakwah, Abdurrahman Bin Auf sahabat yang sangat kaya raya yang gemar bersedekah yang menyebabkan Nabi SAW memasukkannya dalam sepuluh orang yang telah diberi kabar gembira sebagai ahli surga.
Ketiga, Keteladanan, Keteladanan merupakan cara yang sangat baik dalam pendidikan, apalagi dalam periode awal kanak-kanak. Oleh karena itu, orang tua atau pendidik harus bisa menjadi model yang baik. Bila dalam keseharian biasa memperlihatkan kepekaan serta kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan, mampu berempati, bukan tidak mungkin anak akan menirunya. Sejalan dengan perkembangannya, akan meningkatkan kemampuan anak untuk memahami berbagai macam hal, dan diharapkan peniruan ini akan menjadi sebuah kemampuan, kebiasaan yang melekat pada anak. 
Keempat, Pembiasaan, Pendidikan melalui pembiasaan akan menjadikan anak terlatih sejak kecil, ringan di dalam memberikan pertolongan pada orang lain. Upaya kecil yang bisa dilakukan misalnya dengan membawakan bekal sekolah anak lebih dari satu, dengan pesan untuk dibagikan pada temannya yang tidak membawa membawa bekal ke sekolah.  
Kelima, Ajaklah anak melihat sendiri dan mengalami kehidupan yang sangat berbeda dengan kehidupan yang biasa ia jalani. Ajaklah anak untuk mengunjungi tempat di mana banyak orang susah berkumpul di sana. Dengan begitu mereka akan melihat bahwa ada sisi lain dari kehidupan manusia. Sekali waktu anak bisa diajak ke panti asuhan, tempat bencana alam atau tempat-tempat lain yang membutuhkan uluran tangan. Selain mengajak anak langsung ke tempat-tempat seperti itu, anak juga bisa diajak melihat film-film tentang kaum muslimin yang didzolimi seperti film-film perjuangan rakyat palestina, atau penderitaan kaum muslimin di negara lainnya.

Sunday, January 30, 2011

To Be Inspiring Mom

To Be Inspiring Mom



Ibu adalah sebuah profesi multitalent yang tiada bandingannya. Betapa tidak, ibu adalah “sekolah kehidupan” pertama dan utama bagi anak-anaknya. Pelajaran pertama dari melihat, mendengar, meraba, dll, terinspirasi dari seorang ibu. Tentu, dengan catatan dia adalah ibu yang senantiasa mendampingi tiap detak jantung sang buah hati sejak ia meghirup udara dunia ini.

Sebagai guru kehidupan, berbagai “profesi” harus dikuasai oleh seorang ibu agar mampu memberikan yang terbaik bagi anaknya. Apa itu?


1.     Sebagai Guru

Ibulah pertama-tama yang mengenalkan kata-kata, aneka suara, bermacam warna, berbagai rasa, fenomena alam, makhluk ciptaan Tuhan, dll. Seorang ibu dilarang bosan mengajarkan berbagai hal kepada anak, meski kadang sepele. Seperti cara menggamit sendal. Termasuk menjawab berbagai pertanyaan anak ketika mereka mulai mampu mengindera.


2.     Sebagai Dokter

Ketika anak sakit, ibulah yang pertama mendeteksi apa yang dirasakan si anak. Sebab, ibu adalah sosok paling sensitif terhadap perubahan buah hatinya. Karena itu, seorang ibu harus paham dengan berbagai gejala yang diderita sang buah hati. Apakah demam karena masuk angin, kecapekan, alergi, stres, dll. Ibulah yang memutuskan bagaimana mengobati anak. Apakah sudah perlu ke dokter, atau cukup dengan berbagai obat-obatan alamiah. Begitulah peran ibu sebagai dokter.


3.     Sebagai Manajer Keuangan

Seorang ibu harus jago mengatur keuangan keluarga yang diamanahkan oleh ayah. Berapa porsi untuk belanja bulanan, bayar tagihan, biaya pendidikan, jajan anak dan mungkin juga jajan ibu sendiri. Jangan dengan dalih sayang anak, semua kemauan jajan anak dituruti. Apalagi jika itu bukan jajanan sehat.


4.     Sebagai Polisi

Ibu adalah pelindung dan pengayom bagi anak. Ibu wajib memberikan rasa aman dan nyaman, di manapun anak-anak berada. Bahkan ketika tak berada di dekat mereka. Ketika melepas si kecil ke bangku sekolah misalnya, pilihkan sekolah yang baik, dan guru yang mampu menjadi pengganti sementara ibunya. Dengan begitu anak merasa betah.


5.     Sebagai koki

Tak harus selihai para chef di restoran atau hotel berbintang, seorang ibu hendaknya mampu menyajikan menu yang menggugah selera. Bukan pula harus makanan serba mahal atau mewah. Yang penting menyehatkan dalam rangka memenuhi asupan gizi keluarga. Tapi tak ada salahnya, sekali waktu ciptakan suasana restoran di rumah. Baik penampilan maupun menunya.


6.     Sebagai penjahit

Keterampilan yang terbilang kuno ini, bukan tak berguna bagi seorang ibu. Bahkan tetap harus dikuasai. Apa iya, jika celana anak, baju olahraganya atau kerudung si kecil sobek sedikit saja harus ke penjahit?


7.     Sebagai penghibur

Ibu adalah penyanyi yang mampu meninabobokan si kecil. Ibu adalah pelawak yang bisa membuat si kecil tertawa lepas. Ibu adalah pesulap, yang mampu membuat kejutan-kejutan menyenangkan buat anak.


8.     Sebagai konsultan

Ibu hendaknya menjadi tempat curhat pertama dari anak-anaknya. Berilah solusi terbaik yang mencerahkan, memotivasi dan membangkitkan semangat hidupnya.


9.     Sebagai daiyah

Ibu adalah penasihat bagi anaknya. Jangan hanya fasih mendakwahi masyarakat, tapi juga anak sendiri.


10.  Sebagai sahabat

Ibu harus berperan sebagai sahabat terdekat bagi anak. Hendaknya suka dan duka menjadi lembaran kehidupan bersama-sama.(Kholda)


Saturday, January 29, 2011

Ibu Sebagai Guru Pertama dan Utama

Oleh: Ir. Hj. Emmi Khairani*
(Pakar Pendidikan Anak berbasis Aqidah Islam)
 
Ibu adalah orang yang paling dekat dengan anak dan paling awal dipercaya oleh anak. Selama 9 bulan lebih, Ibu telah mengandung janin (calon anak). Pada saat itu anak mulai menyatu dengan diri dan jiwa ibunya. Sehingga dapat dikatakan bahwa perkembangan janin sampai ia terlahir ke dunia sangat ditentukan oleh ketulusan dan kesabaran ibunya untuk menjaganya hingga tumbuh menjadi bayi yang sehat. Setelah anak lahir ke dunia pun, anak sangat tergantung pada ibunya. Sebab diawal kehidupannya, hanya ibunya lah yang bisa memberikan makanan terbaik baginya berupa air susu ibu. Sang anak membutuhkan air susu ibunya selama 2 tahun penuh. Selain air susu ibu, anak juga sangat butuh akan pelukan ibunya agar memperoleh rasa aman. Hal Inilah ibu menjadi orang yang paling dekat dengan anak dan orang yang paling dipercaya oleh anak.


Oleh karena itu, sejak awal kehidupan anak, ibu adalah orang yang paling menguasai dan memahami pertumbuhan dan perkembangan anak secara detil. Ibu jugalah orang yang pertama kali mengajak berkomunikasi dengan anak dan juga orang yang pertama memahami cara berkomunikasi anak. Ini semua merupakan potensi besar bagi ibu menjadi guru pertama dan utama bagi anak sejak awal kehidupannya, yakni sejak dalam kandungan. Sikap dan perilaku ibu menjadi teladan pertama bagi anak. Terlebih lagi Allah SWT telah memfungsikan indera pendengaran anak sejak usia empat bulan dalam kandungan. Sehingga lantunan ayat-ayat Al Qur'an yang sering dibacakan oleh seorang ibu pada saat hamil akan berpengaruh besar bagi pertumbuhan sang anak. Potensi luar biasa ini tidak dimiliki oleh siapapun kecuali ibu. Inilah yang menyebabkan posisi ibu merupakan sosok yang ideal sebagai guru pertama dan utama.
 
Peran strategis ibu bagi kemajuan bangsa
Adanya keterlibatan setiap ibu secara sungguh-sungguh dan penuh ketulusan dalam mendidik anak sejak awal kehidupannya sangat menentukan hasil kualitas generasi. Sementara kualitas generasi saat ini sangat menentukan kualitas pemimpin bangsa di masa depan. Oleh karena itu bila negeri ini ingin mempunyai generasi pemimpin berkualitas yakni, negarawan-negarawan yang bertanggung jawab terhadap kesejahteraan, keamanan, dan kemuliaan rakyatnya, bahkan negarawan-negarawan yang akan membawa bangsa ini menjadi bangsa yang maju dan mulia di hadapan bangsa-bangsa lain di dunia di masa datang, maka para ibu di negeri ini harus difungsikan peran utamanya sebagai pendidik pertama dan utama bagi anak-anaknya. Sehingga semua anak di negeri ini terjamin mendapatkan pendidikan yang baik dan kasih sayang yang tulus sejak awal kehidupannya. Selanjutnya akan memudahkan anak untuk tumbuh menjadi anak yang sholeh/sholehah.
Peran strategis ini hendaklah mendapat perhatian dari negara. Sebab hanya negara yang bisa mempunyai kekuatan besar untuk membuat arus deras (massal) di tengah-tengah masyarakat untuk memfokuskan peran ibu sebagai pendidik pertama dan utama bagi anak-anaknya. Apalagi untuk menjalankan peran ini, para ibu (secara massal) perlu mendapatkan pembekalan yang cukup secara terus-menerus tentang ilmu merawat dan mendidik anak, sehingga setiap ibu mampu menjadi guru bagi anak-anaknya sejak awal kehidupannya. Tentu saja hal ini membutuhkan dana dan tenaga yang besar. Sehingga tanggung jawab ini hanya layak ditanggung oleh negara, bukan masyarakat apalagi seorang indvidu. Demikian pula para ibu perlu difasilitasi oleh negara agar mereka mudah menjalankan perannya yang strategis ini.
 
Peran negara terhadap peran strategis ibu sebagai guru pertama dan utama
Adapun wujud peran negara terhadap peran strategis ibu ini mencakup tiga hal yaitu:
Pertama, negara berperan dalam memberikan pembekalan kepada setiap perempuan, baik ibu maupun calon ibu tentang pengetahuan yang terkait dengan pertumbuhan dan perkembangan anak sesuai usia, metode pendidikan yang tepat untuk melejitkan perkembangan setiap anak, dan materi pembelajaran yang tepat sesuai usia anak. Pembekalan ini bisa diberikan lewat pendidikan formal maupun non formal.
Kedua, negara berperan mengeluarkan kebijakan khusus kepada perempuan agar mereka hanya bekerja setengah hari atau part time, sehinggga mereka masih bisa menjalankan perannya sebagai ibu secara ideal. Negara juga berperan mengeluarkan kebijakan agar setiap kantor memfasilitasi para ibu bekerja yang sedang menyusui, sehingga sang anak tetap mendapatkan makanan terbaik yang Allah ciptakan bagi sang anak.
Ketiga, negara menyediakan lapangan kerja yang cukup bagi para suami dan bapak sebagai kepala rumah tangga, sehingga tulang punggung pencari nafkah adalah para suami dan bapak. Dengan demikian perempuan tidak perlu mati-matian bekerja seharian untuk mencukupi kebutuhannya dan anak-anaknya, sehinggga para ibu fokus merawat dan mendidik anak-anaknya menjadi anak yang sholeh.
Bila kita cermati realitas saat ini, masih banyak ibu belum mampu menjalankan perannya, khususnya dalam membina dan mendidik anak-anaknya. Untuk itu hendaknya ada sekelompok kaum muslimin yang senantiasa menyadarkan para ibu betapa pentingnya peran ibu sebagai guru pertama dan utama bagi anak-anaknya, untuk menghasilkan kualitas generasi di masa datang. Apalagi balasan yang diberikan Allah SWT kepada orang tua yang berhasil mendidik anaknya adalah surga. Selanjutnya mendorong para ibu untuk terus-menerus belajar tentang cara mendidik anak sesuai usianya, sampai mereka mampu dan percaya diri menjalankan fungsi utamanya sebagai guru pertama dan utama bagi anak-anaknya.

“Tidak ada pemberian orangtua kepada anak yang lebih utama daripada pendidikan yang baik” (HR.At-Tirmidzy).

Jika seorang manusia meninggal dunia, putuslah amalnya kecuali dari tiga perkara: shodaqoh jariah, ilmu yang bermanfaat dan doa anak yang shaleh (HR.Ahmad dan Muslim).


Thursday, December 30, 2010

Madu Dapat Mengurangi Kebiasaan Ngompol Pada Anak

Smart parents....
Buah hati kita masih ngompol dimalam hari? Capek tiap malam harus bangun gantiin baju anak? Kasus seperti ini sudah biasa.Dan hampir dialami oleh setiap orang tua. Jadi gak usah mengeluh kalau setiap malam terbangun karena anak ngompol. Bahkan ketika kita tanya ke DSA, mereka pun akan menjawab ini sesuatu yang alamiah. Dan kasus seperti ini akan hilang dengan sendirinya seiring bertambahnya usia. Akan tetapi lain kondisinya jika anak usia lebih dari tiga tahun masih mengompol. Ini menjadi masalah.
Smart parents gak usah bingung. Ada jamu alternatif biar anak tidak  ngompol pada waktu tidur malam. Yaitu dengan madu. Madu, dengan sifat hidroskopis-nya, mampu menyerap dan mengentalkan uap lembab udara. Levulosa dalam madu memiliki kemampuan untuk menarik uap gula manapun dengan kuat. Kemampuan penyerapan madu ini telah diselidiki dalam roti dan kue kering yang berisi madu, yang akan tetap lembab dan memiliki rasa tertentu yang enak. Untuk memaksimalisasi day a serap ini, madu sebaiknya jangan disimpan dalam lemari es atau gudang; sebuah tempat yang tidak terlalu hangat dan tempat yang tertutup rapat adalah penempatan madu yang paling tepat. Salah satu kegunaan kemampuan menyerap kelembaban dari madu bisa dimanfaatkan untuk menarik dan menahan cairan dalam tubuh anak-anak pada waktu tidur, sehingga ngompol tidur tidak terjadi.
Tetapi, jika anak anda memiliki sebuah kebiasaan ngompol di malam hari, apa tindakan pengobatan tradisionil yang bisa anda lakukan? Sebelum tidur, berilah sang anak satu sendok teh madu. Madu yang dikonsumsi ini akan beraksi dalam dua cara. Pertama, madu akan bertindak sebagai sedatif pada susunan saraf. Kedua, seperti yang telah dikemukakan, madu akan menarik dan menahan cairan ketika tidur. Dalam menarik dan menahan cairan, madu membantu kerja ginjal.
Begitu anda melanjutkan pemberian madu untuk tujuan ini, anda akan tahu kapan saat untuk memanfaatkannya. Anda akan menyadari kondisi-kondisi yang menginduksi kesulitan itu. Contohnya, kunjungan ke sebuah pesta-anak-anak, dengan ke-girangan yang berlimpah dan juga minuman yang berlimpah, perlu diimbangi dengan satu sendok ten madu sebelum tidur. Demikian juga jika terjadi pengkonsumsian cairan yang berlebih setelah lewat jam lima petang, memungkinkan sang anak kehilangan kontrol terhadap kandung kemih, tetapi masih bisa dicegah dengan satu sendok ten madu sebelum tidur.


Jika anda telah mempelajari bagaimana caranya mengontrol situasi dengan madu sebelum tidur, mulailah dengan percobaan untuk mengesampingkan madu,  Anda akan segera mempelajari malam-malam mana yang kiranya bebas madu, dan malam-malam mana yang memerlukan bantuan madu. Ketika anda menyadari malam yang aman, anda bisa mencoba untuk mengurangi dosis madu tersebut sebagai  tindakan untuk mengenyampingkan bantuan madu. Anda menyiapkan madu sebagai persediaan, agar bisa dipakai bila malam kurang aman itu tiba. Selamat mencoba.

Bayi 4-6 bulan


Smart parents...
Artikel sebelumnya telas dijabarkan perkembangan bayi usia 0-3 bulan. Pada artikel ini kami akan memaparkan perkembangan bayi usia 4-6 bulan.

Bayi 4 bulan
Pada usia 4 bulan ini ia sudah dapat memegang benda yang diletakkan di tangannya. Ia dapat menggeser tubuhnya untuk mencapai dan memegang benda. Memasukkan benda dalam mulutnya. Jika diangkat dalam posisi berdiri akan menginjak dengan kedua kakinya. Ia mulai mengoceh, dan tertawa. Senang main dengan mainan yang ada. Pandangannya sudah mulai jelas. Ia mulai menyukai warna terang. Mungkin sebagian bayi udah mulai muncul giginya.

Bayi  5 bulan
Ia akan berhenti menangis jika mendengar suara ibunya, menangis jika mainannya diambil. Dapat memindahkan benda dari tangan yang satu ke tangan lainnya. Ia meniru gerakan orang lain yang dilihatnya. Membawa kakinya ke mulut dan menghisap jari kakinya. Senyum dan ngoceh untuk mendapat perhatian. Ia dapat tertawa di hadapan cermin. Berat badannya udah dua kali lipat berat saat lahir. Ia lebih aktif.

Bayi 6 bulan
Berbalik dari posisi telentang menjadi posisi tengkupan, atau sebaliknya. Bila didudukkan dapat duduk sendiri tanpa ditunjang. Ia suka menjatuhkan mainan yang diberikan, dan meminta untuk diambilkan kembali. Ia senang bermain dengan kakak-kakaknya. Senang jika didirikan, serta suda mulai banyak mengeluarkan suara.

sumber: www.info-sehat.com

Apakah Bayi Anda Sudah Siap Diberi MPASI?

Anjuran untuk memberikan MPASI (Makanan Pendamping ASI) adalah setelah bayi Anda melewati usia 6 bulan. Bahkan menurut DSA, sebenarnya gizi bayi akan tercukupi dengan ASI hingga ia berusia 9 bulan.
Namun memang sebagian bayi pada usia 5-6 bulan ada sudah mulai “penasaran” melihat apa yang dimakan oleh orang tuanya. Lalu, kapan sih sebenarnya bayi Anda SIAP menerima MPASI? Berikut antara lain tanda-tandanya:
  1. Sudah mulai tertarik melihat makanan. Jika dia sudah mulai memperhatikan makanan yang ada di piring Anda, bahkan mencoba untuk meraihnya dan memasukkannya ke mulutnya, nah… ini berarti dia sudah mulai tertarik dengan makanan…
  2. Bayi Anda sudah bisa menegakkan kepalanya dengan baik. Kalau belum bisa, sebaiknya Anda menunda memberikan MPASI kepadanya
  3. Jika bayi Anda sudah bisa memasukkan makanan dengan lidahnya ke bagian belakang mulutnya, berarti ia sudah siap
  4. Bibir bagian bawah bayi Anda juga sudah harus bisa “mengambil” makanan yang ada di sendok
  5. Usus bayi Anda sudah harus bisa mencerna makanan yang masuk dengan baik
Jika setiap kali Anda mencoba menyuapkan makanan kepada si kecil dan lidahnya terus mendorong makanan tersebut keluar, berarti dia belum siap diberi MPASI. Kalau begitu, jangan dipaksa…
Makanan Pertama
Jika bayi Anda sudah siap diberi MPASI, apa yang sebaiknya Anda berikan pertama kali?
Anda bisa mencoba:
- Sereal yang dicampur dengan ASI atau susu formula
- Pure pisang
- Pure kentang
- Pure apel
- Pure wortel
Perhatikan reaksinya setelah pemberian MPASI. Jika tidak ada gangguan pencernaan atau tanda-tanda alergi, maka menunya bisa Anda teruskan…
sumber: www.tipsbayi.com

Bayi 0-3 bulan


Smart parents...
“Dok, anak usia dua bulan udah bisa ngapain ya?”.
Pertanyaan yang sering muncul saat kita berkunjung ke dokter anak. Rasa ingin tahu seorang ibu tentang perkembangan anaknya sangatlah wajar. Jika kita amati, perkembangan bayi sungguh amat menakjubkan. Bayi berkembang sepanjang waktu, dari hari ke hari, bulan demi bulan.Tidak ada patokan khusus untuk mengukur tumbuh kembangnya

Di bawah ini secara berturut dituliskan hal-hal apa yang mungkin dilakukan bayi pada tiap umurnya. Namun Anda tidak perlu cemas jika pada umur tertentu bayi belum dapat melakukan seperti yang tertulis di bawah ini. Umumnya bayi yang terlalu gemuk agak ketinggalan dalam perkembangan fisiknya. Ada bayi yang belum dapat tengkurap atau berbalik, sudah dapat duduk sendiri.

Bayi berumur 1 bulan.
Biasanya bayi yang baru lahir  bagian punggung atau pantat si kecil ada kulit yang biru seperti lebam, atau keabu-abuan. Bercak ini biasanya hilang setelah usianya melewati 1 tahun. Kadang  bentuk kepala bayi Anda kurang simetris, karena ia baru saja melewati jalan yang sempit, yaitu pinggul sang ibu. Matanya mungkin akan tampak sedikit membengkak, hidungnya masih sangat pesek dan kupingnya terlihat agak aneh. Namun sebagai smart parents kita gak perlu khawatir. Si bayi akan memperbaiki penampilannya. Bahkan pada bagian ubun-ubun masih empuk saat dipegang. Pada beberapa hari pertama, mata si kecil biasanya akan terus menutup. Setelah itu matanya akan mampu terus terbuka untuk waktu yang lebih lama. Ia akan bisa melihat wajah Anda pada jarak sekitar 20 cm.
Pada tahap ini bayi bisa menggerakkan dan memutar kepalanya untuk mencari susu ibunya, bisa meregangkan tangannya, serta mengenggam jari Anda dengan kepalan tangannya. Ia akan melakukan gerakan-gerakan yang merupakan refleks, seperti membuka mulut, mencari puting susu, menghisap, dan menelan. Jika pipinya disentuh, maka ia akan menggerakkan kepalanya ke arah yang sama. Ia sudah dapat tersenyum. Matanya diarahkan ke arah tertentu seperti tembok atau jendela, karena belum dapat melihat benda-benda yang terletak jauh dengan jelas. Ia sering kali memasukkan tinju dan jarinya ke dalam mulut. Ia memegang jari yang disodorkan pada telapak tangannya. Ia akan menangis jika merasa lapar. Jika ditidurkan dalam keadaan tengkurap, ia akan menggerakan kepalanya ke sisi. Tidur secara terus menerus, dan hanya bangun untuk disusui atau mendapat botol untuk dihisap.

Bayi berumur 2 bulan
Pada tahap ini bayi bisa menggapai benda-benda yang menarik perhatiannya, bisa memegang benda kecil dengan gengamannya walapaun hanya sebentar, bahkan ia sudah bisa menepuk-nepuk benda yang disenanginya.Sebagian bayi sudah mulai bisa mengangkat kepalanya dan mencoba melihat ke sekeliling ruangan. Jika bayi Anda senang, maka ia akan membuat berbagai respon, seperti memandang wajah Anda, mencoba meraih Anda dengan tangannya, tersenyum dan mengoceh.Namun sebaliknya, jika ia sedang kesal, maka respon yang dibuatnya antara lain memalingkan wajahnya dari Anda, menangis, meronta, serta bernafas dengan cepat.
Si kecil juga sudah mulai suka bereksplorasi menggunakan mulutnya dengan menghisap apa saja yang bisa dan nyaman untuk dihisap. Ia mulai banyak bereksperimen dengan suaranya, serta jarak pandangnya pun bertambah hingga beberapa meter ke depan.
Ia sudah bisa miring ke kanan dan ke kiri. Ia sudah dapat membedakan muka dan suara. Dengan matanya, ia dapat mengikuti gerakan benda yang terletak di dekat matanya. Ia dapat memegang benda yang diberikan selama beberapa detik, dan melepaskannya kembali. Ia dapat meminta perhatian dengan menggerakkan lengan dan kakinya. Dan ia akan menghisap setiap benda yang dipegangnya.

Bayi berumur 3 bulan.
Pada bulan ketiga banyak perkembangan yang di perlihatkan oleh si bayi. Dia dapat mengangkat kepala dan dada mereka tanpa perut tentunya, mengangkat kepala 45 derajat, menendang, meluruskan kaki, membuka tangan, menutup tangan, dapat mendorong ke bawah dengan kakinya saat berbaring pada permukaan yang keras, mencoba meraih objek yang dia anggap sebagai mainan. Dapat memegang mainan, melacak obyek yang bergerak, meniru suara, mengenali obyek dan orang-orang asing, mengembangkan senyum sosial, mengembangkan koordinasi tangan-mata.

By:redaksi (berbagai sumber)

Tuesday, December 14, 2010

Posisi Menyusui yang Baik

     ASI adalah hak setiap bayi. Oleh karena itu sangatlah penting buat smart parents untuk mengetahui posisi-posisi yang baik untuk menyusui. Sehingga Proses penyusuan ini sempurna.
Berikut ini adalah posisi-posisi ketika menyusui.

1. Posisi cradle

    Posisi ini adalah posisi normal atau posisi menggendong bayi yang sering dilakukan oleh ibu menyusui pada umumnya, yaitu kedua tangan ibu menggendong bayi untuk menyusu.Posisi ini sangat baik untuk bayi yang baru lahir. Bagaimana caranya? Pastikan punggung Anda benar-benar mendukung untuk posisi ini. Jaga bayi di perut Anda, sampai kulitnya dan kulit Anda saling bersentuhan. Biarkan tubuhnya menghadap ke arah Anda, dan letakkan kepalanya pada siku Anda


2. Posisi cross cradle atau posisi transisi
    
Posisi ini dilakukan dengan lengan berlawanan dengan payudara. Dimana lengan bawah ibu menyangga tubuh bayi, lalu telapak tangan ibu menyangga kepala bayi bagian bawah setinggi telinga bayi atau lebih rendah. Posisi ini berguna untuk bayi yang sangat kecil, bayi sakit atau lahir dengan kelainan fisik.
 3. Posisi  bawah lengan atau american football.
      Posisi ini biasanya dilakukan pada bayi kembar atau jika ibu mengalami kesulitan melekatkan bayi melintangi didepan tubuhnya. Pada posisi ini telapak tangan ibu menyangga kepala bayi bagian bawah setinggi telinga bayi atau lebih rendah. Payudara yang digunakan untuk menyusui sama dengan tangan yang memegang bayi. Lalu kaki bayi ke bagian belakang badan ibu di samping tangan yang memegang bayi.
4. Posisi tidur/ Lying down
Berguna untuk ibu yang ingin berbaring atau setelah melahirkan caesar. Posisi tudir ini pun dapat dilakukan dengan lengan menopang kepala ibu atau bayi dapat ditopang dengan lengan bawah dan bila ASI berlebihan maka proses menyusui dapat dilakukan dengan terlentang dan bayi tengkurap.

Kapan Mulai Menyusui?

     Smart parents...ini penting buat ibu yang baru melahirkan dan akan melahirkan.
Proses menyusui dilakukan segera setelah bayi dilahirkan. Dalam keadaan normal, sekitar 30 menit setelah lahir, bayi sudah dapat disusui oleh ibunya. Selain membantu bayi belajar menyusu kepada ibunya dan memperlancar pengeluaran ASI. proses ini disebut dengan "inisiasi" dini pada bayi terhadap ASI ini juga dapat membantu ikatan perasaan (bonding) antar ibu dan bayi.

     Proses menyusi dini dilakukan dengan cara berikut. Keringkan tubuh bayi, kecuali tangannya tanpa mengilankan vernix (lapisan yang menyelimuti kulit bayi baru) yang dapat memberikan rasa nyaman pada kulit bayi. Lalu letakkan bayi dengan possisi tengkurap didada ibu dengan posisi mata bayi sejajar pada puting ibu, ini disebut skin to skin contact.

     Dalam proses mencari puting, biarkan bayi mencari puting ibunya sendiri. Ibu boleh merangsang bayinya untuk bergerak dengan sentuhan lembut namun dianjurkan tidak mendekatkan bayi keputing ibunya. Jika proses tersebut telah selesai, maka bayi boleh dipisahkan dari ibunya dan ditimbang dan diukur. Kemudian bayi kembali dirawat gabung bersama ibunya. (Sumber :Dokter kita edisi ke 7) 

Wednesday, December 8, 2010

Dapat US $ 27 dengan mudah.


      Awsurveys adalah website yang menyediakan layanan survey kepada anggotanya. Sekitar 2 juta orang yang tersebar di seluruh dunia. Jika anda sudah menjadi anggotanya, maka anda akan diminta mengisi sebuah survey dengan bayaran US$ 1 hingga US $ 25. Menggiurkan bukan? 
      
     Kebanyakan survey berupa review terhadap beberapa situs internet. Karena asal web ini dari Amerika, maka anda harus menggunakan bahasa inggris untuk mengisi survey. Anda tidak dapat berbahasa inggris? Jangan khawatir, mbah google akan membantu kita mentranslate ke bahasa Inggris. Anda cukup menuliskan tiga kalimat pada setiap survey yang disodorkan. pembayaran bisa dilakukan melalui paypal. Jika balance anda memperoleh $75 , maka anda dapat mencairkannya. 

     Pada saat registrasi awal, anda sudah disodori bonus berupa welcome survey senilai US $6. Selain itu, saat bergabung kita diberi 5 survey masing-masing US $4.  Jika anda tertarik daftar disini.
Pengen lebih banyak lagi memperoleh dollar? Rajin-rajinlah mengisi survei dan mencari refferal. Setiap teman yang bergabung anda memperoleh bonur US $1.25 per orang. Scam ato tidak, yang penting coba dulu, toh gratis.

Agama Bachdim


Agama Bachdim
       Mungkin Anda bingung mendengar agama ini. Ya, agama ini memang agama baru yang diciptakan baru baru ini. Agama ini diciptakan oleh seorang wanita muda. Kabarnya pengikutnya mencapai 70 ribu orang. Pengikut agama ini adalah para wanita muda yang menggandrungi  Irfan Bachdim. Dia  Pemain baru timnas yang  mulai tenar. Gol demi  gol yang dicetaknya membuat namanya semakin melambung. Bahkan menjadi artis dadakan. Mereka mengakui Bachdim sebagai  tuhan.
       Sore tadi sebuah TV swasta mengupas tuntas tentang Bachdim. Nama Bachdim mulai mencuat saat piala AFF. Irfan Bachdim adalah pria kelahiran Amsterdam, pada tanggal 11 Agustus 1988 merupakan seorang pemain sepak bola Indonesia keturunan Belanda, Irfan adalah pemain hasil naturalisasi yg telah dilakukan oleh PSSI  untuk memperkuat Tim Nasional Indonesia. Saat ini Irfan Bachdim masih memperkuat Persema Malang di Liga Super Indonesia. Irfan Bachdim dapat menempati posisi striker, gelandang maupun sayap.
        Irfan mengikuti jejak ayahnya, Noval Bachdim yg sebagai pemain Persema Malang di era 80-an. Keluarga besar dari ayahnya kini masih tinggal di Lawang, Kabupaten Malang. Irfan saat ini tergabung dalam Tim Nasional Indonesia asuhan Alfred Riedl untuk Piala AFF 2010. Debut pertama bersama Tim Nasional Indonesia Irfan Bachdim awali ketika Tim Nasional menang 6-0 di laga persahabatan melawan Timor Leste, di Palembang pada 21 November 2010. Penampilan pertamanya bersama Tim Nasional dalam turnamen resmi terjadi pada 1 Desember 2010, saat Indonesia mengalahkan Malaysia 5-1 di Gelora Bung Karno pada ajang AFF 2010. Irfan sendiri mencetak 1 gol dalam pertandingan tersebut.
Sekarang semua sudah keblinger.

Tuesday, December 7, 2010

Baby Blues Syndrome

Smart parent...
     "Dok..setelah melahirkan, kenapa istri saya jadi berubah ya? Dulu istri saya seorang yang penyabar.Kenapa setelah anak saya lahir, istri saya jadi cepet marah, sering tersinggung dan mudah nangis. Saya bingung dok menghadapi istri saya."

      Percakapan diatas terjadi disebuah klinik ibu dan anak. Hampir 50 % ibu baru mengalami hal seperti itu. Seringkali perasaan gembira karena hadirnya seorang anak juga disertai dengan perasaan sedih, cemas, dan kaget silih berganti, sehingga menimbulkan kelelahan secara psikis bagi sang ibu. Gejala tersebut dikenal dengan baby blues syndrome atau stress pasca persalinan, yaitu salah satu bentuk depresi yang sangat ringan yang biasanya terjadi dalam 14 hari pertama setelah melahirkan dan cenderung lebih buruk sekitar hari ketiga atau keempat pasca persalinan.
Kondisi semacam ini dinamakan baby blues syndrome. 
Penyebab baby blues syndrome adalah:
  1.   Pasca melahirkan terjadi penurunan kadar estrogen dan progesterone yang drastis, dan juga disertai penurunan kadar hormon yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid yang menyebabkan mudah lelah, penurunan mood, dan perasaan tertekan.
  2. Psikologis. Berkurangnya perhatian keluarga, terutama suami karena semua perhatian tertuju pada anak yang baru lahir. Padahal usai persalinan si ibu yang merasa lelah dan sakit pascapersalinan membuat ibu membutuhkan perhatian. Kecewa terhadap penampilan fisik si kecil karena tidak sesuai dengan yang diinginkan juga bisa memicu baby blues. 
  3. Fisik. Kelahan fisik karena aktivitas mengasuh bayi, menyusui, memandikan, mengganti popok, dan menimang sepanjang hari bahkan tak jarang di malam buta sangatlah menguras tenaga. Apalagi jika tidak ada bantuan dari suami atau anggota keluarga yang lain.
  4. Sosial. Si ibu merasa sulit menyesuaikan diri dengan peran baru sebagai ibu. Apalagi kini gaya hidupnya akan berubah dratis. Anda merasa dijauhi oleh lingkungan dan merasa akan terasa terikat terus pada si kecil 
Beberapa Gejala Kasus Baby Blues Syndrome:
  1. Dipenuhi oleh perasaan kesedihan dan depresi disertai dengan menangis tanpa sebab
  2. Mudah kesal, gampang tersinggung dan tidak sabaran
  3. Tidak memiliki tenaga atau sedikit saja
  4. Cemas, merasa bersalah dan tidak berharga
  5. Menjadi tidak tertarik dengan bayi anda atau menjadi terlalu memperhatikan dan kuatir terhadap bayinya
  6. Tidak percaya diri
  7. Sulit beristirahat dengan tenang
  8. Peningkatan berat badan yang disertai dengan makan berlebihan
  9. Penurunan berat badan yang disertai tidak mau makan
  10. Perasaan takut untuk menyakiti diri sendiri atau bayinya

Jika setelah melahirkan Anda engalai kondisi diatas, maka besar kemungkinan Anda mengalami baby blues syndrome.
Cara mengatasi Baby Blus Syndrome
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan, antara lain:
  1. Selalu berdoa kepada Allah agar diberi taufik dan kemudahan dalam menjalankan kewajiban kita sebagai seorang ibu.
  2. Tanamkan pada diri untuk selalu bersikap ikhlas dan tulus berperan sebagi ibu baru. Ingatlah balasan yang akan kita dapat di akhirat kelak!
  3. Belajar bersikap tenang dengan mengambil nafas panjang dan fleksibel dalam mengurus si kecil.
  4. Tidurlah ketika si kecil tidur.
  5. Komunikasikan rasa cemas yang dialami dengan pasangan, saudara atau teman dekat.
  6. Luangkan waktu untuk diri sendiri, meski hanya 15 menit untuk melakukan aktivitas yang menyenangkan, seperti mendengarkan murotal, baca buku, atau olah raga ringan.
  7. Ibu tidak diharapkan menjadi ’super mama’, jadi berlaku jujurlah pada diri sendiri maupun orang lain sejauh mana kita dapat melakukan sesuai kemampuan dan minta bantuan orang lain.
  8. Biarkan pasangan atau keluarga membantu dalam urusan rumah tangga dan mengurus si kecil.
  9. Bergabung dan berbagi cerita dengan ibu-ibu baru.
  10. Baby blues bukanlah hal yang memalukan, jadi jangan ragu untuk mengkomunikasikan dengan orang terdekat.
Untuk mengantisipasi terjadinya baby blues syndrome. Sebaiknya suami istri harus mempersiapkannya jauh-jauh hari sebelum melahirkan. Pembagian tugas dsb. Bila mana mungkin menganggat asisten untuk membantu.

Artikel ini diperoleh dari berbagai sumber, mudah-mudahan bermanfaat.

Saturday, December 4, 2010

Persiapan Menyusui

Smart parents...
      Menyambut kelahiran bayi merupakan suatu hal yang menyenangkan. Dari menyiapkan baju-baju bayi, hingga menyiapkan nama. Hunting dari satu mall ke mall yang lain, banding-bandingin harga itu pun menjadi hal yang menyenangkan. Meskipun perut  kita sedang buncit demi menyambut kelahiran buah hati kita, semuanya menjadi sangat indah. Apalagi ditemani suami tercinta. Hmmm....capekpun jadi hilang.
      Satu hal yang sering dilupakan oleh ibu-ibu adalah melakukan persiapan demi ASI prima. Kadatangan bayi dalam keluarga membutuhkan persiapan mental yang optimal, sehingga ibu, keluarga dan suami dapat beradaptasi dengan keadaan baru tersebut. Demikian juga dengan keberhasilan menyusui, begitu erat dipengaruhi oleh keadaan jasmani dan rohani sang ibu.
Smart parents...
       Persiapan mental seorang ibu dimulai saat atau sebelum kehamilan. Komunikasi dengan suami  dan keluarga sangat penting sekali dilakukan. Hal itu dilakukan agar mereka memahami dan mendukung pemberian ASI. Sehingga akan menambah percaya diri sang ibu.
Smart parents...
       Jika kita menginginkan ASI yang baik dan bermutu maupun banyak jumlahnya, maka pastikan ibu dalam keadaan gizi yang baik. Yang harus diperhatikan adalah makanan yang dimakan oleh ibu yang menyusui. Selama menyusui seorang ibu akan memproduksi sekitar 750-800ml/hari, dan sekitar 600ml/hari pada 6 bulan berikutnya. oleh karena itu ibu hamil dan menyusui membutuhkan kalori lebih banyak dibandingkan wanita pada umumnya. Ibu menyusui juga harus cermat memilih bahan makanan yang dapat melancarkan produksi ASI. Seperti makan protein, kalsium, banyak mengkonsumsi sayuran dan buah untuk meningkatkan daya tahan tubuh. kedelai, daun katuk, bunga pepaya, bayam , kacang dapat melancarkan produksi ASI. >>dari berbagai sumber.

Thursday, December 2, 2010

Permasalahan yang Dihadapi Ketika Menyusui

Smart parents....

Kali ini kita akan berbicara seputar menyusui. Sebagai new parent kadang kita bingung menghadapi permasalahan saat menyusui. Kerap kali ibu yang menyusui mengeluhkan bahwa ASInya kurang, payudara bengkak, puting nyeri, luka, lecet dsb. Bagaimana kita menyikapinya?

Mudah-mudahan artikel ini bermanfaat untuk ibu yang baru menyusui.

Perawatan payudara pada ibu menyusui dapat dimulai sesegera mungkin setelah melahirkan pada saat di rumah sakit dan selanjutnya dilakukan secara rutin di rumah. Tujuan dari perawatan payudara ini adalah untuk memperlancar pengeluaran air susu ibu dan menghindari penyulit saat menyusui. Antara lain puting susu lecet, asi tidak lancar berproduksi, pembengkakan payudara.

Sebaiknya setiap ibu menyusui melakukan perawatan payudara secara rutin minimal sekali sehari pada saat menjelang mandi.


Persiapan sebelum melakukan perawatan payudara adalah sebagai berikut :

* Baskom berisi air hangat dan baskon berisi air dingin
* Handuk bersih satu dan waslap dua buah.
* Kapas dan babby oil atau minyak kelapa.

Pelaksanaannya yaitu :

* Mencuci tangan
* Ibu bisa melakukan sambil duduk, letakkan handuk di bawah kedua payudara. Kompres puting payudara dengan kapas yang dibasahi dengan babby oil, selama 10 menit. Lalu bersihkan puting payudara.

Pengurutan pertama

Basahi telapak tangan dengan babby oil atau minyak kelapa. Posisikan kedua telapak tangan di tengah dada antara kedua payudara. Lakukan penekanan atau pengurutan dari arah tengah payudara ke arah samping, lalu lanjutkan dari atas ke arah puting susu dan terakhir dari kedua sisi payudara kanan dan kiri ke arah puting susu. ( 20 - 30 kali gerakan )

Pengurutan kedua

Dengan Posisi kedua telapak tangan menekan payudara, lakukan pengurutan melingkar pada kedua payudara. Mulai dari arah dalam ke arah luar. ( 20 - 30 kali gerakan )

Pengurutan ke tiga

Telapak tangan kiri menyangga payudara kiri, lalu tangan kanan dikepalkan ( seperti menggenggam )

Lakukan penekanan pada payudara kiri dengan menggunakan posisi persendian dari kelima jari tangan yang mengepal. Arah gerakan sama dengan cara pengurutan pertama. Lakukan bergantian pada payudara kanan. ( 20 - 30 kali gerakan )

Setelah selesai pengurutan, bersihkan payudara dengan waslap. Lakukan pemberian kompres hangat pada kedua payudara dan lanjutkan dengan kompres dingin. Bergantian selama 5 menit tiap payudara.

Lanjutkan dengan mandi dan setelah selesai gunakan BH yang menyangga payudara.


Bila puting tenggelam/datar.

Ada beberapa bentuk puting susu, panjang, dan datar atau bahkan tenggelam. Perlu smart parents ketahui, sebaiknya sebelum persalinan puting susu sudah menonjol keluar. Namun smart parent jangan berkecil hati dulu, Banyak ibu yang langsung menganggap hilang peluangnya untuk menyusui.

Puting susu hanya kumpulan muara saluran ASI. ASI disimpan di ductus atau saluran ASI yang terletak di daerah areola mammae (bulatan hitam disekitar puting). Jadi untuk mendapatkan ASI, areola mammae perlu berada didalam mulut bayi agar isapan dan gerakan lidah dapat memerah ASI keluar.

Untuk menarik puting keluar lakukan trik sederhana ini yaitu gerakan menggunakan kedua ibu jari menekan kedua sisi puting dan setelah puting tampak menonjol keluar lakukan tarikan pada puting menggunakan ibu jari dan telunjuk lalu lanjutkan dengan gerakan memutar puting ke satu arah. Ulangi sampai beberapa kali dan dilakukan secara rutin. Atau bisa juga menggunakan nipple puller atau breast shield.


Payudara bengkak dan putting lecet/luka.

Hal ini terjadi karena proses pelekatan menyusui kurang benar. Pelekatan yang kurang benar menjadikan posisi puting dalam mulut bayi berada pada langit-langit mulut yang keras. Bayi akan berusaha menghisap kuat, sehingga saat bayi menyusu, puting keluar masuk rongga mulut. Proses ini mengakibatkan kulit puting tergesek oleh lidah dan bagian langit-langit bayi. Hal ini menyebabkan puting susu lecet dan pecah.

Bagi ibu yang mengalami lecet pada puting susu, ibu bisa mengistirahatkan 24 jam pada payudara yang lecet. Dan memerah ASI secara manual dan di tampung pada botol steril lalu di suapkan menggunakan sendok kecil . Olesi dengan krim untuk payudara yang lecet. Anda bisa menghubungi bidan atau dokter. Bila ada madu, cukup di olesi madu pada puting yang lecet. Atau jika tidak, smart parent bisa mengatasinya dengan melakukan proses pelekatan yang benar.


Mastitis (radang payudara)

Mastitis adalah istilah yang digunakan untuk radang payudara sebagai akibat penyumbatan satu atau lebih saluran ASI Ketika bayi tidak mengisap ASI dengan baik, ASI bisa mengental dan menyumbat saluran payudara. Sumbatan ini menyebabkan pembengkakan keras dan menyakitkan. Ibu gak akan demam selama jaringan yang tersumbat tidak terinfeksi.

Jika penyumbatan saluran ini tberlangsung terus menerus dan ASI gak dikeluarkan, maka dapat menyebabkan payudara terinfeksi dan menyebabkan payudara merah, bengkak dan panas. Hal ini dapat menyebabkan abses. Abses adalah rongga berisi nanah yang dikelilingioleh jaringan yang meradang. Abses sering diartikan dengan demam dan rasa nyeri ketika payudara disentuh.

Jangan cemas, pada hari ke empat masa nifas kadang payudara terasa penuh dan keras, juga sedikit nyeri. Justru ini pertanda baik. Berarti kelenjar air susu ibu mulai berproduksi. Tak jarang diikuti pembersaran kelenjar di ketiak, sekali lagi..jangan cemas, ini bukan penyakit dan masih dalam batas wajar. Solusinya lakukan pelekatan yang benar dan biarkan bayi mengosongkan payudara yang satu sebelum menawarkan payudara yang lain.[] dari berbagai sumber

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Free Web Hosting